Cara Memilih Awning Berkualitas agar Awet dan Tahan Lama

Cara Memilih Awning Berkualitas agar Tidak Cepat Rusak

Awning menjadi salah satu solusi peneduh yang banyak dipertimbangkan untuk rumah, toko, ruko, kafe, restoran, hingga bangunan komersial. Selain membantu mengurangi paparan sinar matahari dan hujan pada area tertentu, awning juga dapat mempercantik tampilan eksterior bangunan.

Namun, sebelum membeli, Anda perlu mengetahui cara memilih awning berkualitas agar produk yang dipasang sesuai kebutuhan dan tidak cepat mengalami kerusakan.

Jangan hanya mempertimbangkan harga atau tampilan. Kualitas kain, material rangka, sistem pemasangan, mekanisme buka-tutup, dan perawatan sama-sama memengaruhi kinerja awning selama digunakan.

Awning dengan desain menarik belum tentu cocok untuk setiap lokasi. Begitu pula awning dengan harga lebih tinggi belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila spesifikasinya tidak sesuai dengan kebutuhan bangunan.

Oleh karena itu, pemilihan awning perlu dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi, kondisi cuaca, luas area, dan anggaran yang tersedia.

Dalam artikel ini, Karya Utama Awning membahas langkah-langkah praktis memilih awning berkualitas, mengenali material yang sesuai, menghindari kesalahan pembelian, serta merawat awning agar dapat digunakan dengan baik dalam jangka panjang.

1. Tentukan Fungsi Awning Sebelum Membeli

Langkah pertama dalam memilih awning berkualitas adalah menentukan fungsi utamanya. Setiap lokasi memiliki kebutuhan berbeda sehingga jenis awning yang cocok untuk satu bangunan belum tentu sesuai untuk bangunan lainnya.

Awning untuk rumah

Awning rumah biasanya dipasang di atas jendela, pintu, balkon, atau teras. Pemilihan model perlu memperhatikan desain fasad, arah datangnya matahari, dan luas area yang ingin dinaungi.

Jika Anda menginginkan fleksibilitas, awning gulung dapat dipertimbangkan. Sementara itu, awning permanen cocok untuk area yang membutuhkan peneduh dengan posisi tetap.

Awning untuk toko dan ruko

Untuk toko dan ruko, awning dapat membantu menaungi pintu masuk atau etalase sekaligus memperkuat tampilan tempat usaha.

Pilih desain yang tidak menghalangi papan nama, akses pelanggan, atau jalur pejalan kaki. Warna awning toko dan ruko juga sebaiknya selaras dengan identitas visual bisnis.

Awning untuk kafe dan restoran

Awning untuk kafe dan restoran sering digunakan untuk membantu menaungi teras atau area duduk outdoor.

Selain mempertimbangkan estetika, pemilik usaha perlu memperhatikan kenyamanan pelanggan, sirkulasi udara, potensi tampias, serta kemudahan perawatan.

Awning untuk kantor dan bangunan komersial

Pada bangunan komersial, awning perlu dipilih berdasarkan fungsi area, dimensi pemasangan, kondisi struktur, dan kebutuhan operasional.

Jika bentang cukup besar atau lokasi menghadapi kondisi cuaca yang berat, mintalah penilaian teknis sebelum menentukan jenis peneduh.

Intinya: tentukan kebutuhan terlebih dahulu, kemudian pilih model dan spesifikasi awning yang paling sesuai.

2. Pilih Bahan Kain Awning yang Sesuai

Bahan kain merupakan salah satu komponen penting karena berpengaruh terhadap tampilan, perlindungan terhadap cuaca, kebutuhan perawatan, dan masa pakai awning.

Tidak semua kain memiliki karakteristik yang sama. Karena itu, jangan memilih hanya berdasarkan warna atau harga.

Berikut beberapa jenis material yang dapat dipertimbangkan.

Kain akrilik

Kain akrilik sering digunakan untuk aplikasi awning yang mengutamakan tampilan dekoratif dan pilihan warna. Karakteristik produk dapat berbeda menurut konstruksi kain dan proses produksinya.

Sebelum membeli, tanyakan mengenai ketahanan warna terhadap sinar matahari, kemampuan menghadapi kondisi lembap, serta petunjuk pembersihan.

Bahan ini dapat dipertimbangkan untuk rumah, kafe, restoran, atau toko yang membutuhkan tampilan eksterior menarik.

Polyester berlapis

Polyester dengan lapisan pelindung tersedia dalam berbagai spesifikasi untuk penggunaan luar ruangan.

Kinerja bahan bergantung pada jenis lapisan, kualitas konstruksi, dan tujuan penggunaannya. Periksa informasi produsen mengenai ketahanan terhadap sinar UV, air, dan kondisi cuaca yang sesuai.

Jangan menganggap semua kain polyester memiliki tingkat ketahanan yang sama.

Kain berlapis PVC

Material berlapis PVC dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan tertentu yang memerlukan perlindungan terhadap air dan permukaan yang relatif mudah dibersihkan.

Namun, karakteristiknya berbeda-beda berdasarkan ketebalan, jenis lapisan, fleksibilitas, bobot, dan spesifikasi produk.

Pastikan bahan yang dipilih memang dirancang untuk aplikasi awning dan sesuai dengan sistem rangka yang digunakan.

Bagaimana cara mengetahui bahan awning yang bagus?

Sebelum menentukan pilihan, lakukan beberapa pemeriksaan berikut:

  • Minta spesifikasi teknis dari produsen atau pemasok.
  • Periksa rekomendasi penggunaan untuk area luar ruangan.
  • Tanyakan ketahanan terhadap sinar UV dan kondisi lembap.
  • Pastikan metode pembersihan sesuai dengan jenis bahan.
  • Periksa ketersediaan informasi garansi jika tersedia.
  • Bandingkan spesifikasi produk, bukan sekadar nama material.

Langkah tersebut membantu Anda memilih bahan berdasarkan kebutuhan nyata, bukan hanya promosi penjualan.

3. Periksa Kualitas Rangka Awning

Kain yang berkualitas membutuhkan rangka dan sistem pemasangan yang sesuai. Rangka menopang awning sehingga pemilihannya perlu mempertimbangkan dimensi, jenis mekanisme, kondisi lokasi, serta beban yang direncanakan.

Pilih material rangka sesuai kebutuhan

Rangka awning dapat menggunakan material logam seperti aluminium atau baja, bergantung pada desain dan sistem produk.

Aluminium memiliki keunggulan berupa bobot relatif ringan dan ketahanan korosi yang baik pada kondisi tertentu. Sementara itu, baja dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan struktur dengan memperhatikan ukuran profil, perlindungan terhadap korosi, dan desainnya.

Tidak ada satu material yang otomatis paling baik untuk semua kondisi. Pemilihan harus mengikuti kebutuhan teknis dan rekomendasi pemasangan.

Perhatikan sambungan dan dudukan

Selain material rangka, perhatikan kualitas sambungan, baut, bracket, dan titik pemasangan pada bangunan.

Komponen tersebut harus sesuai dengan sistem awning dan kondisi permukaan tempat pemasangan. Dinding yang kurang memadai atau metode pemasangan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kerusakan.

Untuk bentang besar atau lokasi dengan kondisi struktur yang tidak sederhana, mintalah penilaian dari tenaga yang kompeten.

Periksa perlindungan terhadap korosi

Awning yang dipasang di luar ruangan akan menghadapi paparan kelembapan, hujan, debu, dan polutan.

Karena itu, tanyakan apakah rangka memiliki lapisan pelindung yang sesuai dan bagaimana cara merawatnya. Pemeriksaan berkala juga membantu mendeteksi korosi, sambungan yang longgar, atau kerusakan sejak awal.

Tips penting: jangan menilai kekuatan rangka hanya dari ketebalan yang terlihat. Desain, material, sambungan, titik tumpu, dan kualitas pemasangan juga menentukan kinerja keseluruhan sistem.

4. Pilih Model Awning Sesuai Kebutuhan

Model awning memengaruhi cara penggunaan, kebutuhan perawatan, dan komponen yang harus diperiksa.

Awning gulung atau retractable

Awning gulung memungkinkan kain dibuka dan digulung kembali sesuai mekanisme produk.

Model ini cocok dipertimbangkan untuk area yang membutuhkan fleksibilitas, seperti teras rumah, kafe, restoran, atau toko.

Jika memilih awning gulung, periksa kualitas lengan penyangga, poros, sambungan, sistem penggerak, serta kelancaran pengoperasian.

Untuk sistem bermotor, pastikan komponen listrik dan pengendali dipasang sesuai petunjuk produsen.

Awning permanen

Awning permanen dipasang pada posisi tetap. Model ini dapat dipilih jika area membutuhkan peneduh yang selalu tersedia.

Perhatikan kemiringan, aliran air, material penutup, rangka, dan metode pemasangan. Semua komponen perlu disesuaikan dengan ukuran serta kondisi lokasi.

Awning jendela

Awning jendela digunakan untuk menaungi bagian atas jendela atau etalase. Selain memberikan keteduhan, model ini dapat menjadi elemen dekoratif pada fasad.

Pastikan ukuran dan proyeksinya tidak menghalangi pandangan, akses, atau elemen bangunan lainnya.

Untuk melihat pilihan lebih lengkap, Anda juga dapat membaca artikel tentang jenis-jenis awning dan awning gulung yang dibahas pada bagian internal link di akhir artikel ini.

Baca juga : Awning vs Kanopi: Mana yang Lebih Cocok untuk Rumah dan Toko?

5. Pastikan Ukuran dan Desain Awning Tepat

Awning yang bagus bukan hanya soal bahan. Ukuran dan desain yang sesuai juga membantu mengoptimalkan fungsi peneduh.

Sebelum melakukan pemesanan, pertimbangkan hal-hal berikut.

Lebar awning. Sesuaikan dengan lebar area yang ingin dinaungi. Jika dipasang di atas pintu atau jendela, perhatikan proporsi terhadap fasad.

Proyeksi awning. Proyeksi menentukan seberapa jauh awning menjulur dari dinding. Ukurannya perlu disesuaikan dengan fungsi peneduh, ruang gerak, dan kondisi pemasangan.

Ketinggian pemasangan. Pastikan awning tidak mengganggu akses pelanggan, pintu, jendela, papan nama, atau jalur pejalan kaki.

Kemiringan. Untuk model yang membutuhkan aliran air hujan, kemiringan harus mengikuti rancangan produk dan petunjuk pemasangan agar air tidak menggenang.

Warna dan bentuk. Pilih warna yang selaras dengan bangunan. Pertimbangkan pula paparan matahari, karakter material, dan kemudahan perawatan.

Sebaiknya lakukan pengukuran lokasi sebelum menentukan ukuran akhir. Cara ini membantu mengurangi risiko kesalahan dimensi dan kebutuhan perubahan saat pemasangan.

6. Perhatikan Kualitas Mekanisme Awning Gulung

Bagi Anda yang memilih awning gulung, mekanisme menjadi salah satu bagian yang penting diperiksa.

Awning gulung memiliki komponen yang bergerak setiap kali kain dibuka atau ditutup. Karena itu, kualitas komponen, pemasangan, dan cara penggunaan memengaruhi kelancaran operasionalnya.

Sebelum membeli, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Kelancaran gerakan. Mekanisme harus bekerja sesuai rancangan dan tidak menunjukkan hambatan yang tidak wajar.
  2. Kondisi lengan penyangga. Periksa apakah komponen terpasang dengan benar dan tidak menunjukkan kerusakan.
  3. Sistem penggerak. Untuk model manual, periksa pegangan atau sistem pengoperasiannya. Untuk model bermotor, tanyakan spesifikasi motor dan ketentuan penggunaan.
  4. Ketersediaan komponen. Tanyakan kemungkinan penggantian komponen apabila suatu saat diperlukan.
  5. Petunjuk pengoperasian. Pastikan Anda mengetahui batas penggunaan serta cara membuka, menutup, dan merawat awning dengan benar.

Hindari memaksakan mekanisme ketika terasa macet. Hentikan penggunaan dan periksa penyebabnya agar kerusakan tidak bertambah.

7. Pilih Jasa Pemasangan Awning yang Berpengalaman

Produk yang baik tetap membutuhkan pemasangan yang benar. Karena itu, memilih penyedia jasa merupakan bagian penting dari cara memilih awning berkualitas.

Penyedia jasa yang kompeten seharusnya dapat membantu menjelaskan pilihan model, kebutuhan material, kondisi lokasi, serta metode pemasangan yang sesuai.

Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa.

Minta survei dan pengukuran lokasi

Survei membantu mengetahui kondisi dinding, ruang pemasangan, akses kerja, dan potensi hambatan. Hasil pengukuran juga menjadi dasar penentuan ukuran serta penawaran biaya.

Periksa portofolio pekerjaan

Portofolio dapat membantu Anda menilai kerapian hasil akhir dan kesesuaian desain dengan kebutuhan proyek.

Jika memungkinkan, lihat contoh pekerjaan yang memiliki jenis awning atau kondisi lokasi serupa dengan rencana Anda.

Minta penjelasan spesifikasi material

Pastikan penyedia jasa menjelaskan jenis kain, rangka, mekanisme, dan komponen utama yang digunakan.

Jangan ragu meminta informasi tertulis agar spesifikasi yang disepakati dapat diperiksa kembali sebelum pemasangan.

Pastikan rincian biaya jelas

Penawaran sebaiknya menjelaskan ukuran, bahan, rangka, mekanisme, pemasangan, serta pekerjaan tambahan jika ada.

Tanyakan pula ketentuan pembayaran, waktu pengerjaan, dan garansi apabila tersedia.

Perhatikan komunikasi dan layanan purnajual

Komunikasi yang jelas membantu proses pemesanan berjalan lebih terarah. Informasi tentang perawatan, penanganan masalah, dan kemungkinan perbaikan juga berguna setelah awning digunakan.

8. Jangan Memilih Awning Hanya Berdasarkan Harga Murah

Harga merupakan pertimbangan penting, terutama ketika Anda memiliki anggaran tertentu. Namun, memilih awning hanya karena penawaran paling murah dapat membuat Anda melewatkan aspek penting lainnya.

Dua penawaran dengan harga berbeda mungkin menggunakan bahan, rangka, mekanisme, ukuran, atau lingkup pekerjaan yang berbeda pula.

Sebelum mengambil keputusan, bandingkan:

  • Jenis dan spesifikasi kain.
  • Material serta perlindungan rangka.
  • Sistem mekanisme dan komponen pendukung.
  • Ukuran serta metode pemasangan.
  • Cakupan pekerjaan dalam penawaran.
  • Ketentuan garansi jika tersedia.
  • Kebutuhan perawatan dan ketersediaan komponen.

Harga yang lebih tinggi tidak otomatis menjamin kualitas lebih baik. Sebaliknya, harga rendah juga tidak selalu berarti produk buruk. Kuncinya adalah memahami apa yang Anda dapatkan dari setiap penawaran.

Untuk mengetahui faktor yang memengaruhi biaya secara lebih lengkap, baca juga panduan harga awning terbaru yang membahas ukuran, bahan, model, dan pemasangan.

9. Bagaimana Cara Merawat Awning agar Lebih Awet?

Setelah memilih dan memasang awning, perawatan rutin membantu menjaga kondisi bahan, rangka, dan mekanisme.

Berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan.

Bersihkan kain secara berkala

Debu, daun, dan kotoran yang menumpuk dapat memengaruhi tampilan awning. Bersihkan sesuai petunjuk produsen menggunakan metode dan bahan pembersih yang direkomendasikan.

Hindari bahan kimia keras jika tidak sesuai dengan spesifikasi kain karena dapat merusak lapisan pelindung atau warna.

Periksa kondisi rangka dan sambungan

Perhatikan baut, bracket, sambungan, serta titik pemasangan. Jika ditemukan bagian longgar, korosi, retakan, atau perubahan bentuk, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan menunggu sampai kerusakan terlihat parah sebelum mengambil tindakan.

Periksa mekanisme buka-tutup

Untuk awning gulung, pastikan gerakannya tetap lancar. Jangan memaksa kain atau lengan penyangga jika mekanisme terasa berat atau macet.

Jika memerlukan pelumasan, gunakan produk dan metode yang direkomendasikan produsen.

Jangan membiarkan air menggenang

Air yang menggenang dapat menambah beban pada kain dan rangka. Periksa kemiringan serta sistem pembuangan air sesuai rancangan awning.

Jika terlihat genangan atau kain melendut secara tidak normal, periksa penyebabnya sebelum terus menggunakan produk.

Gunakan sesuai batas operasional

Awning tidak selalu dirancang untuk menghadapi angin kencang atau cuaca ekstrem. Ikuti batas penggunaan dari produsen.

Untuk awning gulung, buka atau tutup sesuai petunjuk ketika kondisi cuaca mengharuskannya. Jangan mengoperasikan produk di luar batas yang ditetapkan.

Lakukan pemeriksaan berkala

Frekuensi pemeriksaan dapat disesuaikan dengan intensitas penggunaan dan kondisi lingkungan. Awning di area komersial yang sering digunakan mungkin membutuhkan perhatian lebih rutin dibandingkan awning yang jarang dioperasikan.

Jika ditemukan kerusakan pada komponen struktur atau dudukan, hentikan penggunaan sampai kondisinya dinilai aman.

10. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membeli Awning

Agar tidak salah memilih, hindari beberapa kesalahan berikut.

Tidak mengukur lokasi terlebih dahulu. Ukuran yang hanya berdasarkan perkiraan dapat menyebabkan awning terlalu kecil, terlalu besar, atau mengganggu akses.

Tidak memeriksa spesifikasi bahan. Nama material saja belum cukup untuk mengetahui ketahanan dan kesesuaiannya terhadap kondisi cuaca.

Mengabaikan kondisi struktur bangunan. Dinding dan titik pemasangan harus mampu mendukung sistem awning sesuai rancangan.

Memilih desain tanpa mempertimbangkan fungsi. Model yang terlihat menarik belum tentu cocok untuk kebutuhan keteduhan atau aktivitas di bawahnya.

Tidak menanyakan perawatan. Setiap bahan dan mekanisme memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.

Tidak membaca rincian penawaran. Perbedaan lingkup pekerjaan dapat membuat dua harga terlihat serupa, padahal spesifikasinya tidak sama.

Menganggap awning tahan terhadap semua cuaca. Setiap produk memiliki batas penggunaan. Perhatikan rekomendasi produsen dan kondisi lokasi sebelum menentukan pilihan.

Dengan menghindari kesalahan tersebut, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih terarah dan menekan risiko biaya tambahan yang tidak direncanakan.

11. Checklist Sebelum Memesan Awning

Sebelum menyetujui pesanan, gunakan daftar pemeriksaan berikut agar kebutuhan Anda tidak terlewat.

  • Fungsi utama awning sudah ditentukan.
  • Ukuran dan kondisi lokasi sudah diperiksa.
  • Jenis kain sesuai untuk penggunaan yang direncanakan.
  • Material rangka dan sistem dudukan sudah dijelaskan.
  • Model awning sesuai kebutuhan.
  • Mekanisme buka-tutup sudah diperiksa jika menggunakan awning gulung.
  • Penawaran mencantumkan spesifikasi dan lingkup pekerjaan.
  • Ketentuan garansi sudah ditanyakan jika tersedia.
  • Petunjuk penggunaan dan perawatan sudah dipahami.
  • Metode pemasangan sesuai dengan kondisi bangunan.

Semakin jelas kebutuhan dan spesifikasi sejak awal, semakin mudah Anda membandingkan penawaran serta merencanakan pemasangan.

Karya Utama Awning: Konsultasikan Kebutuhan Awning Anda

Sedang mencari awning berkualitas untuk rumah, toko, ruko, kafe, restoran, atau bangunan komersial?

Karya Utama Awning dapat menjadi salah satu pilihan untuk Anda konsultasikan sesuai kebutuhan proyek. Sebelum menentukan produk, penting untuk memahami fungsi awning, ukuran area, pilihan material, serta kondisi lokasi pemasangan.

Anda dapat menyiapkan foto area, perkiraan ukuran, contoh desain yang diinginkan, dan informasi mengenai fungsi utama awning. Informasi tersebut membantu proses konsultasi awal dan penyusunan estimasi kebutuhan.

Jangan terburu-buru menentukan pilihan hanya karena desain menarik atau harga terlihat murah. Utamakan kesesuaian material, sistem rangka, metode pemasangan, dan petunjuk perawatan agar awning dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Ingin memasang awning yang sesuai kebutuhan bangunan Anda? Konsultasikan pilihan model, bahan, ukuran, dan estimasi biaya bersama jasa awning profesional Karya Utama Awning.

FAQ Seputar Cara Memilih Awning Berkualitas

1. Bagaimana cara mengetahui awning berkualitas?

Periksa spesifikasi kain, material rangka, sambungan, mekanisme, dan metode pemasangan. Mintalah informasi produk serta ketentuan garansi jika tersedia. Kualitas perlu dinilai berdasarkan keseluruhan sistem, bukan hanya tampilan atau harga.

2. Bahan awning apa yang paling tahan lama?

Tidak ada satu bahan yang selalu paling tahan lama untuk semua kondisi. Ketahanan dipengaruhi oleh spesifikasi material, paparan cuaca, kualitas pemasangan, intensitas penggunaan, dan perawatan.

3. Apakah awning kain cocok untuk penggunaan luar ruangan?

Ya, jika bahan yang dipilih memang dirancang untuk penggunaan luar ruangan dan sesuai dengan kondisi lokasi. Periksa spesifikasi ketahanan terhadap sinar UV, air, dan kebutuhan perawatan.

4. Mana yang lebih baik, rangka aluminium atau baja?

Keduanya dapat digunakan sesuai desain dan kebutuhan. Aluminium memiliki bobot relatif ringan dan ketahanan korosi yang baik pada kondisi tertentu, sedangkan baja dapat memenuhi berbagai kebutuhan struktur jika ukuran, sambungan, dan perlindungan korosinya direncanakan dengan tepat.

5. Apakah awning gulung lebih mudah rusak daripada awning permanen?

Tidak bisa disimpulkan hanya dari jenisnya. Awning gulung memiliki mekanisme bergerak yang membutuhkan pemeriksaan dan penggunaan sesuai petunjuk. Awning permanen juga memerlukan pemeriksaan kain, rangka, sambungan, dan dudukan secara berkala.

6. Bagaimana cara agar awning tidak cepat rusak?

Gunakan sesuai fungsi dan batas operasional, bersihkan sesuai petunjuk produsen, periksa rangka serta sambungan, dan tangani kerusakan sejak awal. Untuk awning gulung, jangan memaksakan mekanisme ketika terasa macet.

7. Apakah harga awning yang mahal pasti lebih bagus?

Belum tentu. Bandingkan spesifikasi bahan, rangka, mekanisme, ukuran, metode pemasangan, dan layanan yang termasuk dalam penawaran. Pilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

8. Kapan awning perlu diperiksa atau diperbaiki?

Lakukan pemeriksaan berkala dan segera periksa apabila terlihat kain robek, rangka berubah bentuk, sambungan longgar, korosi, genangan air, atau mekanisme yang tidak berfungsi normal. Jika ada masalah pada struktur atau dudukan, hentikan penggunaan sampai kondisinya dinilai aman.

Kesimpulan

Memilih awning berkualitas membutuhkan pertimbangan yang lebih menyeluruh daripada sekadar menentukan model dan warna. Bahan kain, rangka, mekanisme, ukuran, kondisi bangunan, dan kualitas pemasangan saling berkaitan dalam menentukan kinerja awning.

Agar tidak cepat rusak, pilih produk sesuai fungsi, periksa spesifikasi material, pastikan metode pemasangan tepat, dan lakukan perawatan secara berkala. Jangan lupa memahami batas penggunaan produk, terutama ketika menghadapi angin kencang atau cuaca ekstrem.

Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat memilih awning yang sesuai kebutuhan dan mengelola anggaran secara lebih bijak.

Konsultasikan kebutuhan awning Anda dengan Karya Utama Awning agar pilihan model, material, dan pemasangan dapat disesuaikan dengan kondisi bangunan serta fungsi yang diinginkan.

Informasi Kontak dan Pemesanan Karya Utama Awning

  • Contact Person : Jajang Rismawan
  • Alamat : Jl. Raya Pekayon No. 48, RT.004/RW.020, Pekayon Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17148
  • Workshop : Jl. Selaawi Citamiang RT/RW. 26/05 Ds. Citamiang, Kec. Kadudampit, Kab. Sukabumi, Jawa Barat 43153
  • Nomor Telp./Whats App : 0858-8763-9199
  • Email : karyautamaawning@gmail.com, info@karyautamaawning.com
  • Link Gmap : https://goo.gl/maps/QAe7vAbo7mRAkAgaA